Category: Berita OpenSID

OpenSID Versi 21.03-premium telah rilis, simak perubahannya

Seperti biasa setiap tanggal 01 dilakukan rilis OpenSID, pada rilis kali ini perubahannya Antara lain ditambahkan fitur untuk rekam foto penduduk langsung menggunakan HP. Juga ditambahkan Buku Rekapitulasi Jumlah Penduduk, Buku Penduduk Sementara dan Buku KK / KTP sesuai Permendagri No 47 Tahun 2016.
Lengkapnya, berikut daftar perubahan pada v21.03-premium:
1. Perbaiki jumlah KK di Statistik> Laporan Bulanan. [perbaikan bug]
2. # 3977: Urut proporsi di rincian pembangunan sudah. [perbaikan bug]
3. Sesuaikan gambar default penduduk dan pamong di semua tampilan berdasarkan jenis kelamin penduduk.
4. Perbaiki menampilkan foto anggota kelompok di Kependudukan> Kelompok. [perbaikan bug]
5. Seragamkan penerapan desa / rw / rt di form keluarga dan penduduk. [teknis]
6. Perbaiki urut daftar penduduk berdasarkan umur. [perbaikan bug]
7. # 3985, Sekarang waktu komentar di widget Komentar sesuai dengan waktu komentar di artikel. [perbaikan bug]
8. Perbaiki pemanggilan setting_model tidak berulang-ulang. [teknis]
9. Perjelas pilihan Pengaturan> Modul> Penggunaan Server, dan menu sesuaikan navigasi utama.
10. # 4000: Sekarang filter dan cari daftar pemilih normal kembali. [perbaikan bug]
11. # 4001: Program filter sekarang bantuan di daftar penduduk normal kembali. [perbaikan bug]
12. Kueri sederhanakan penduduk lebih cepat. [teknis]
13. # 3994: Unggah foto penduduk langsung ambil dari kamera HP / DSLR.
14. Sesuaikan laporan keuangan untuk transaksi dengan uang muka.
15. # 3991: Tambahkan pencatatan identitas penduduk KIA (Kartu Identitas Anak).
16. # 3992: Perbaiki beberapa error javascript di tema natra. [bug]
17. Kembali menampilkan remah roti dan tombol Kembali di Formulir layanan cetak surat. [perbaikan bug]
18. Kembalikan pengambilan data covid untuk peta web dari api.kawalcorona.com.
19. # 4011: Sediakan tombol mencetak surat PDF pada Layanan Surat> Cetak Surat.
20. Sediakan alternatif mencetak surat dalam format PDF menggunakan LibreOffice yang berdiri sendiri. [teknis]
21. Library yang mudah HTML2PDF dan TCPDF. [teknis]
22. Hapus Library CIQRCODE dan gantikan dengan TCPDF untuk mengurangi duplikasi. [teknis]
23. # 4030: Hapus pilihan untuk kepala keluarga penduduk lahir. [perbaikan bug]
24. # 2833: Sediakan Buku Administrasi Penduduk> Buku Rekapitulasi Jumlah Penduduk.
25. # 2834: Sediakan Buku Administrasi Penduduk> Buku Penduduk Sementara.
26. # 2835: Sediakan Buku Administrasi Penduduk> Buku Tanda Penduduk dan Buku Kartu Keluarga.
27. Perbaiki data urut tabel, seperti daftar penduduk, kembali menyeluruh dan tidak hanya per halaman. [perbaikan bug]
Untuk membayar Premi, mohon lihat https://www.opendesa.id/mengonlinekan-opensid/ . Sebagai aplikasi yang dikembangkan secara bersama-sama, maka berlangganan fitur Premium adalah cara yang paling bisa menjamin keberlangsungan pengembangan OpenSID.
Rilis Premium yg telah lunas akan masuk ke rilis Umum setelah jeda waktu yg mulai sekarang akan menjadi 6 bulan (dari tadinya 3 bulan), untuk menghargai kontribusi pelanggan, dan sebagai insentif bagi lebih banyak desa ikut mendukung.

SEGERA RILIS…..! SURAT DI OPENSID DAPAT DIPASANG QR CODE

Selain fitur untuk menambahkan Foto, akan ditambahkan juga fitur untuk menambahkan QRCode pada Surat.

Pada waktu pembuatan surat pada menu Layanan Surat -> Cetak Surat, pilih YA pada “Tampilkan QRCode di Surat” maka akan ada 3 jenis isi QRCode yg dapat dipilih:

  1. Konfirmasi Validitas Surat

QRcode akan berisi Link ke server OpenSID desa untuk memastikan validitas / keabsahan surat.

 

  1. Link ke Dokumen Surat (PDF)

QRcode akan berisi Link ke server OpenSID desa untuk mengunduh langsung dokumen surat dalam bentuk PDF.

  1. Ketik isi QRcode

QRcode akan berisi Teks yang sesuai yang diisi dalam kolom isian misalnya untuk informasi desa.

Semua link QRcode akan diencrypt dan diperpendek alamatnya dengan engine url-shortener yg sudah terintegrasi di fitur ini sehingga tidak perlu memasukkan external url-shortner lagi (seperti: bit.ly, goo.gl, tinyurl, s.id).

QRcode dapat dibaca oleh berbagai piranti QR Scanner dan yang paling mudah adalah dengan aplikasi QR scanner di HP (Android / IOS).

Ketika discan di aplikasi maka tampil link atau teks, maka akan ada tombol untuk “mengunjungi website” (klik otomatis menuju link sesuai pilihan apakah untuk validasi atau unduh).