Terapkan e-Voting Pilkades, Pemprov Lampung Motivasi Peserta Webinar OpenDesa

Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung, Zaidirina Wardoyo S.E., M.Si.
Webinar : Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung, Dr. Zaidirina Wardoyo S.E., M. Si.,
saat menjadi narasumber webinar OpenDesa 22.05, Jumat(13/05/2022.

OpenDesa–Menjadi salah satu provinsi di pulau Sumatera yang sangat antusias dengan pemanfaatan teknologi digital, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kabupaten Pringsewu, bakal segera terapkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Delapan Kecamatan menggunakan basis data Sistem Informasi Desa Terbuka (OpenSID).

Hal itu diungkapkan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung, Zaidirina saat menjadi narasumber Webinar OpenDesa 22.05, dihadapan 190 peserta,  Jumat(13/5/2022) siang. Diwujudkannya langkah menuju Lampung Smart Village, memotivasi peserta webinar yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. 

“Melaksanakan e-voting di 98 TPS pada 19 desa yang tersebar di Delapan kecamatan di Kabupaten Pringsewu bakal digelar 18 Mei tahun 2022 ini. Ini memanfaatkan data DPT dari Sistem Informasi Desa (SID) berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP elektronik. Ini akan disaksikan dan akan menjadi percontohan bagi provinsi dan kabupaten kota lainnya di Indonesia,”harap, Zaidirina. 

Menjadi bagian upaya mensukseskan program Smart Village Provinsi Lampung, OpenSID yang dikembangkan para pegiat digitalisasi desa dari Perkumpulan Desa Digital Terbuka (OpenDesa), menjadi langkah nyata memaksimalkan kinerja menuju desa cerdas. 

“Saya sangat apresiasi dengan OpenSID, memiliki banyak suplemen data untuk kemudahan pelayanan. Sebut saja ada sistem keamanan, informasi publik, pengembangan lainnya sesuai kebutuhan desa dalam pelayanan publik dan pemerintahan. Bahkan terus dikembangkan untuk mendukung setiap kebutuhan desa dengan data yang validasinya akurat, cepat dan transparan,”tambah Kadis PMDT sedikit mengulas kemudahan menggunakan SID. 

Bahkan Provinsi Lampung juga mengembangkan lebih jauh pemanfaatan OpenSID melalui program Smart Village untuk Samsat Desa Elektronik (e-Samdes) hingga e-Bumdes dengan suplemen-suplemen yang sangat mendukung demi kemajuan desa memanfaatkan pengelolaan data dari sumber Sistem Informasi Desa.

”Bahkan dengan Program Smart Village sesuai arahan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, smart village juga menerapkan Kartu Petani Berjaya (KPB) sebagai wujud Sistem Pemerintahan Berbasis Elektonik (SPBE) untuk pengelolaan kebutuhan pertanian bagi petani,”sambung Zidirina.      

Mendengar pemaparan yang disampaikan Kepala Dinas PMDT Lampung, peserta Webinar OpenDesa 22.05 terlihat bersemangat ingin menerapkan aplikasi sumber terbuka (open Source) yang dimiliki OpenDesa. Aplikasi OpenSID umum yang bisa digunakan secara gratis ini, benar-benar dirancang untuk memajukan desa dengan Zero Cost.

Para peserta webinar OpenDesa dari berbagai provinsi semangat mempertanyakan bagaimana pengimplementasian OpenSID. Seperti yang ditanyakan, Saiful Rahmat dari Pamekasan, Jawa Timur, Bagus Setiawan dari Provinsi Jawa Barat dan Yuhefizar dari Provinsi Sumatera Barat. 

Dalam webinar OpenDesa yang mengusung tema “Mewujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)” ini, Kadis PMDT Provinsi Lampung, Zaidirina dan Davit Kurniawan dari OpenDesa yang merupakan Head Of Smart Village Program Smart Village Provinsi Lampung serta Narasumber Teknis OpenDesa, Yogi Perdana, menjelaskan dengan rinci bagaimana penerapan aplikasi sisitem informasi desa.(*)