Ini Kata Sejumlah Desa Pemanfaat OpenSID

 

Foto : ilustrasi

OpenDesa–Sederet manfaat penggunaan teknologi Sistem Informasi Desa (SID) yang dikembangkan Desa Digital  Terbuka (OpenDesa), telah dirasakan. Kemudahan dalam melaksanakan pekerjaan pemerintahan desa, seperti yang disampaikan sejumlah pengguna OpenSID. 

Seperti yang diutarakan Kepala Urusan Keuangan, Desa Merbau, Kecamatan Kelumbayan Barat, Provinsi Lampung, Komarulloh.  Menurutnya, sejak memanfaatkan OpenSID sebagai alat bantu utama dalam  pekerjaan pemerintahan desa, manfaat dan kemudahannya sangat kentara. Tidak hanya aparatur pemerintahan, tapi juga masyarakat. 

“Administrasi Desa menjadi tertata secara Digital, informasi tentang kegiatan pemerintahan desa bisa diketahui oleh masyarakat. Kemudian layanan surat mudah di akses. Masih banyak lagi keunggulan-keunggulannya yang ada pada sistem OpenSID. Ayo bagi Desa, Kelurahan gunakan OpenSID sekarang juga,”ajak Komarrulloh. 

Manfaat yang sama juga dirasakan, Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Meski baru Satu bulan terdaftar menjadi pengguna, Desa Cilapar sudah mampu melayani masyarakat secara optimal menggunakan OpenSID.  

“Di Desa kami kurang lebih baru 1 bulan memakai OpenSID dan tentunya dengan adanya OpenSID sangat membantu dalam penyelenggaraan pemerintahan dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian diperlukan pengembangan untuk kesempurnaannya,”tulis pemilik akun facebook Isman’t Lampisan, Desa Cilapar. 

Pemilik akun  facebook Isman’t Lampisan yang tergabung dalam group Pengguna dan Pegiat OpenSID ini, juga melemparkan sebuah usulan agar pada menu Siaga covid-19 untuk bisa ditambahkan menu arsip atau arsip kegiatan mengingat pandemi covid-19 bisa dijadikan history untuk generasi mendatang. 

Semnatara dari Sulawesi Tengah, Ahmad Budullah mengucapkan Selamat buat OpenSID,”Kami dari Banggai Kepulauan, lagi berjuang agar bisa MoU dengan Pemerintah Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi  Tengah untuk OpenSID ini,”ucapnya. 

Hingga saat ini, sedikitnya 13.000 Desa sudah memanfaatkan aplikasi  OpenSID yang dikembangkan Perkumpulan Desa Digital Terbuka (OpenDesa).

”Desa dari Sabang sampai  Merauke, dari Utara hingga Selatan, sudah 13 ribu desa di Indonesia, memanfaatkan OpenSID.  Diaspora Indonesia di seluruh dunia juga mendukung dan akan mengangkat desa binaan dan memasangkan OpenSID sebagai upaya peduli Indonesia dengan membangun desa,”ucap Ketua Dewan Pembina OpenDesa, Eddie Ridwan.(*)