Dua Kecamatan di Bone Antusias Ikut Pelatihan OpenSID

Antusias : Tiga Puluh orang peserta dari Kecamatan Sibulue dan Ulaweng, Kabupaten Bone,  Provinsi Sulawesi Selatan antusias mengikuti pelatihan pemanfaatan Sistem Informasi Desa Terbuka (OpenSID)yang dikembangkan komunitas Perkumpulan Desa Digital Terbuka (OpenDesa), Jumat hingga Sabtu (3-4/12/2021) lalu.

Bone, OpenDesa–Sedikitnya 30 orang dari 9 Desa di Kecamatan Sibulue dan Ulaweng, Kabupaten Bone,  Provinsi Sulawesi Selatan, antusias mengikuti pelatihan pemanfaatan Sistem Informasi Desa Terbuka (OpenSID). Aplikasi yang dikembangkan komunitas Perkumpulan Desa Digital Terbuka (OpenDesa) ditransfer via pelatihan sepanjang Jumat hingga Sabtu (3-4/12/2021) ini. 

“Kita bersama sejumlah teman-teman dari desa  di Kecamatan Sibulue dan Ulewang melaksanakan pelatihan OpenSID selama dua hari. Digelar secara sederhana saja. Kita berbagi pengalaman selama menggunakan OpenSID sejak Tiga tahun terakhir,”tutur Kepala Desai(Kades) Bana, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Ishak Boca, beberapa waktu lalu.   

Kades yang juga pegiat OpenDesa di Kabupaten  Bone  tersebut, merupakan salah satu tokoh yang sangat terbuka untuk kemajuan desa dan dengan cepat mengadopsi teknologi  informasi guna mempermudah kinerja aparatur dalam pemerintahan desa dan pelayanan optimal bagi masyarakat.

“Desa Bana, merupakan salah satu desa yang berada di pelosok Kabupaten Bone. Tempatnya terpencil di sudut kabupaten. Inilah yang menjadi motivasi utama bagi kami di Desa Bana untuk bisa terhubung dengan dunia luar dan melek informasi. Sehingga di tahun 2018 lalu, kita putuskan untuk bergabung dengan OpenDesa dan memanfaatkan sistem informasi desa yang dikembangkan anggota komunitas ini,”ucap   

Melihat manfaat dan progresifitas Desa Bana dalam hal teknologi informasi sebagai penunjang geliat pembangunannya, menjadi motivasi bagi sejumlah desa. Sehingga memunculkan rasa ingin tahu desa lainnya di Kabupaten Bone. 

“Atas motivasi inilah, saya sebagai Kepala Desa yang telah menerapkan penggunaan OpenSID di pemerintahan desa, berbagi pengalaman bersama teman-teman dari desa lainnya dari Kecamatan  Sibulue dan Ulaweng yang diwakili sebanyak Sembilan desa di dua kecamatan itu dengan peserta sebanyak 30 orang,”ucap Ishak Boca. 

Menggunakan aplikasi OpenSID secara gratis hingga beralih menjadi pengguna premium dan memiliki layanan Anjungan Desa Mandiri (ADM), kemajuan desa kian terasa seiring kemajuan teknologi saat ini.”Semoga semua desa di Indonesia bisa menerapkan sistem informasi untuk pembangunan desa dan masyarakat yang cerdas,”harap Kades Bana ini.(*)