Category: Uncategorized

Fitur Pemantauan Penggunaan OpenSID

 

Fitur Pemantauan Penggunaan OpenSID

OpenSID menyediakan fitur untuk mengirim data terbatas ke website pemantau di http://tracksid.bangundesa.info

Tujuan website pemantau itu untuk bisa mengetahui secara lebih akurat berapa pengguna OpenSID, supaya bisa memberi data konkret untuk usaha OpenDesa mencapai tujuan memajukan sebanyak mungkin desa di Indonesia. Tulisan di tautan berikut ini mungkin dapat menjelaskan motivasi adanya fitur pemantauan ini: http://bit.ly/2OsExzS 

Fitur pemantauan ini sangat berguna bagi komunitas OpenSID. Anggota komunitas sering ingin mengetahui desa mana saja yg menggunakan OpenSID di wilayah mereka dsbnya. 

Walaupun demikian, pengguna dapat saja mematikan fitur pengiriman ini — kapan saja, melalui fitur pengaturan aplikasi. Umumnya, pengguna tidak mau mematikan, karena mereka bisa melihat manfaatnya.

Data yg dikirim terbatas pada data singkat identitas desa, termasuk jumlah penduduk. Selain jumlah tidak ada data penduduk lainnya yg dikirim. Data yg dikirim dapat diperiksa di  https://github.com/OpenSID/OpenSID/blob/master/donjo-app/models/Track_model.php

Adanya fitur pemantau seperti ini adalah hal lumrah di banyak aplikasi. Hampir semua aplikasi yg kita gunakan sehari-hari melaporkan banyak hal ke pengembang aplikasi — yg tujuannya terutama untuk mendapatkan informasi bagaimana aplikasi mereka digunakan dan dapat disempurnakan. Dalam hal ini, pada aplikasi tertutup pengguna harus percaya saja pada tulisan/maklumat/janji pengembang, dan tidak bisa memeriksa sendiri. Di aplikasi sumber terbuka, termasuk OpenSID, semua pengguna dapat memeriksa sendiri script pemantau tersebut dan dapat memeriksa data apa saja yang dikirim.

 

Apakah aplikasi OpenSID boleh dikembangkan secara bebas oleh pihak kedua?

OpenSID berlisensi GPL V3. Lisensi ini membolehkan siapa saja mengubah aplikasi OpenSID. Tapi perlu diperhatikan bahwa lisensi GPL V3 melekat. Yaitu, setiap ubahan OpenSID juga berlisensi GPL V3. Dengan demikian, siapapun yang menerima aplikasi ubahan teresebut, melalui cara apapun (berbayar atau tidak), berhak, tanpa perlu minta izin kepada siapapun, untuk memberikan source code aplikasi ubahan tersebut kepada siapa saja.

Seandainya aplikasi ubahan yg ingin dikembangkan adalah sistem informasi desa juga, kami menganjurkan dengan SANGAT agar bekerjasama saja dengan OpenDesa, supaya tidak membingungkan desa2 pengguna. Pengguna aplikasi ubahan akan terkunci pada versi OpenSID yg diubah dan akan selamanya tergantung pada pengembang aplikasi ubahan tersebut.

Desa pengguna akan mengalami kesulitan memanfaatkan versi baru OpenSID yg gratis dirilis setiap tgl 1, karena akan bentrok dengan perubahan yg telah dibuat di aplikasi ubahan tersebut. Desa pengguna aplikasi ubahan juga tidak akan dapat memanfaatkan dukungan komunitas pengguna OpenSID terkait fitur ubahan yg mereka gunakan.

Pihak yg menjual sistem informasi desa ubahan OpenSID ke desa, walaupun tidak menyalahi lisensi, sebenarnya bertindak tidak etis karena memperdayakan desa — dan juga menyebabkan terjadinya penggunaan dana publik yang tidak optimal.

Dengan bekerjasama dengan OpenDesa, fitur tambahan selalu dimasukkan ke rilis resmi OpenSID, sehingga desa pengguna akan mudah update ke rilis baru. Selain itu, semua desa pengguna lainnya juga akan dapat memanfaatkan fitur tambahan tersebut.